Jumat, 27 November 2020

Tuhan-nya orang yang susah

 Acapkali orang datang berdoa kepada Tuhan ketika ia susah; mungkin karena menghadapi maslah aatau hal lainnya yang menyebabkannya susah. Sesungguhnya Tuhan itu bukan Tuhannya orang susah tetapi Tuhan bagi siapa saja yang mau melakukan kehendakNya. Jangan datang kepada Tuhan ketika anda sudah namun datanglah kepada Tuhan setiap saat utamanya ketika anda sedang bahagia untuk bersyukur. Sebab Tuhan itu bukan untuk anda perintah namun untuk anda dengar dan lakukan apa katanya buat dirimu sendiri. 

Minggu, 15 November 2020

PEMIMPIN 360 DERAJAT

 

HALO GOOD PEOLPE

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa pada tanggal 9 Desember 2020 akan diadakan pemilihan serantak untuk kepada daerah provinsi dan kota. Masa kempanyepun sedang berlangsung. Semua Tim dan calon GUBERNUR dan WALI KOTA sedang berlaga berupaya merebut hati masyrakat di wilayah pemilihannya masing-masing. Tidak ketinggalan saya pun ikut terjun mensosialisakan calon yang saya nilai unggul serta dapat diharapkan melakukan perubahan yang lebih baik dimasa yang akan datang. 

Saya mengajak anda semua untuk berpartisipasi dalam memeriahkan PILGUB DAB PILWAKO. Kenali dengan baik para calon yang ada. Kemudian berikan dukungan anda padanya.

Kalah atau menang bukanlah tujuann utama, yang utama adalah proses yang menjadikan kita semua menjadi anak bangsa yang berdaulat. Karena sesungguhnya dimanapun posisi kita tidak menjadi masalah yang penting kehadiran kita berdaya guna positif bagi sesama. Itulah yang saya maksud pemimpin 360 Derajat.

Kamis, 01 Agustus 2019

Pancasila Kitab Suciku

Pancasila kitab suciku

Pancasila kitab suciku
Jantungku mata batinku
Laksana udara yg kuhirup demikian aku menyatu dengan mu alam pancasilaku

Setiap hari aku membaca merenungkanmu
Aku menghayatimu mewartakanmu 

Seluruh pasal dan ayat kitab suciku adalah sila sila pancasilaku
Menyatu berdamai dengan sesama
Memuja memberi hormat kepada yang kuasa 
Itulah Pancasila kitab suciku

Pancasila kebaikan alam nusantaraku
Dimana dan kemana aku melangkah, disitu aku menghadirkan pancasilaku

Pancasila darahku mengalir menghidupkan roh diriku
Kujaga bahkan sampai alam menjemputku
Biarlah aku mati demi dan untuk pancasilaku

Bila diantara kamu ada yang hendak mengganti mematikan Pancasilaku 
Itu sama artinya hendak mematikanku

Mungkin aku akan mati 
Namun pancasila tidak akan pernah mati 
Karena pancasila adalah kitab suciku kekal selamanya
# Pendekar Pancasila
#Kemkomimfo

Sabtu, 08 November 2014

Pastikan Anda Konsentrasi

Pastikan Anda konsentrasi pada setiap langkah hidup yang anda jalani. Jangan terlalu sering memandang kedepan nanti bisa saja Anda akan lelah atau menyerah bila melihat perjalanan jauh didepan. Berkonsentrasi lah pada langkah demi langkah demi langkah kehidupan yang Anda jalani, pasti Anda akan sampai ke tujuan.

Seribu langkah selalu dimulai dari satu langkah. Keberhasilan Anda memecahkan persoalan yang besar dimulai dari keberhasilan Anda menyelesaikan hal-hal kecil. Demikianlah hidup Anda pasti berhasil dengan mengerjakan hal-hal kecil dengan usaha yang maksimal. GBU

Kamis, 03 Juli 2014

Karena ada pahit-nya

Mungkin Anda pecandu Kopi,
Bila anda pecandu kopi, coba dipikirkan mengapa kopi itu nikmat..?
Kopi itu nikmat karena ada rasa pahit-nya bukan?
Itulah sebabnya rasa pahit yang kita hadapi dalam hidup pasti ada nilkmat-nya.
Demikian lah hidup kita.. masa dan musim akan berganti
Malam terang akan datang dan pergi
Biarlah semua proses kehidupan yang sedang kita jalani ini,
Kita jalani dengan sebuah keyakinan
bahwa saya dan anda pasti bisa menggapai apa saja yang di impikan
Mari terus berusaha
Bila ada pahit pasti disitulah letaknya masnis-nya hidup.

Selasa, 15 April 2014

Membangun Kehidupan Dengan Menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja keluarga (APBK) Oleh: Nimrod & Helena



Keluarga merupakan lembaga terkecil dalam masyrakat yang mempunyai peran yang amat penting dalam membentuk masyarakat yang sejahtera. Untuk mewujudkan keluarga sejahtera; perkawinan menjadi dasar yang amat menentukan. Itulah sebabnya pemahaman dan penghayatan akan proses persiapan perkawinan haruslah diperhatikan dengan serius oleh para calon Pasutri. Pemahaman dan penghayatan tersebut menjadi kunci utama kesejahteraan keluarga dimasa yang akan datang. 

Selanjutnya uang menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kesejahteraan keluarga tersebut. Itulah sebabnya pengaturan pendapatan dan pengeluaran keuangan haruslah dibuat secermat mungkin, sehingga terhindar dari situasi gali lobang tutup lobang dan kesulitan-kesulitan lainnya.
Pengaturan pendapatan dan pengeluaran keluarga atau sering disebut APBK (Anggaran Pendapatan dan Belanja Keluarga), merupakan sebuah keterampilan praktis yang dapat dilakukan oleh setiap orang, baik yang berpendidikan rendah maupun berpendidikan tinggi. Dari status sosial kelas atas maupun status sosial kelas bawah. Semua orang dapat melakukannya asalkan ada kemauan dan kesadaran pentingnya APBK tersebut.

Untuk itulah buku ini disajikan; untuk mendorong setiap orang dan keluarga-keluaraga, khusunya keluarga muda serta calon pengantin yang belum terbiasa menyun APBK. Dengan harapan setelah membaca buku ini dapat belajar menyusun APBK. Lakukanlah berkali-kali sampai pada tingkat yang terampil.
Seperti yang Anda  ketahui setiap permulaan sulit. Itulah sebabya ketika mengalami kesulitan janganlah berhenti karena tidak ada keterampian sesederhana apapun yang langsung jadi sekali mencoba. Amatlah penting latihan terus menerus.

Untuk masyrakat; secara pribadi maupun keluarga  yang sudah biasa menyusun APBK, buku ini akan sangat membantu  untuk pengembangan wawasan dan melakukan evaluasi apakah yang anda susun selama ini sudah sempurna?

Buku ini akan menambah perbendaharaan bagi siapa saja untuk menggali makna pentingnya menusun Anggaran Pendapatan dan Belanja  Keluarga (APBK).
Penulis menyadari, buku ini  tentu memiliki keterbatasan. Itulah sebabnya penulis mengharapkan sumbangsi saran dan kritik yang bersifat membangun untuk penyempurnaan isi buku ini dikemudian hari. Terimakasih.

“Ketika Getaran Hati Seorang Ayah Mengubah Takdir Keluarganya”

Bayangkan sebuah rumah. Dindingnya kokoh. Atapnya kuat. Perabotannya lengkap. Namun ada sesuatu yang tak terlihat… Sesuatu yang lebih kuat d...